plants vs zombie

tgl 25 februari, praktikum farmakologi selesai pukul 14.30
yg saya ingat, travel yg akan membawa saya ke bandung akan berangkat pukul 15.00
saya pun pulang ke kos menggunakan bajaj, karena saya yakin tak ada cukup waktu untuk saya berjalan kaki ke kos
si abang bajaj pun mengebut, sampailah saya ke kos
saya menyuruh abang bajaj menunggu, untuk kemudian mengantar saya ke pool travel
hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk saya menyiapkan seluruh barang-barang yg akan saya bawa
sungguh efisien
dan si abang bajaj pun melaju lagi ke pool travel

menunggu, dan akhirnya berangkat
ternyata saya 1 mobil dengan teman 1 kelas saya di FK Untar, Meli.
alhasil di mobilpun saya tidak merasa kebosanan, walaupun tol sangat macet dan saya harus menempuh 4,5 jam untuk sampai ke bandung
sampai saya di bandung, di depan pool travel depan Giant, menunggu seorang teman untuk menjemput saya
setengah 8 sampai setengah 9
saya merasa seperti orang bodoh
orang-orang berlalu lalang, saya hanya duduk di pinggir jalan
menunggu dan menunggu
1 jam, masbe. terima kasih
dan masbe datang, saya marahi dia
ahhaa, konyol. tapi terima kasih untuk menjemput

makan, tidur, dan pagi bertemu teman-teman dari jogja dan malang
sangat menyenangkan melakukan suatu reuni yg sebenarnya sudah berulang kali dilakukan
vebi, arum, ghulam, qay, tiwi, febrina, dina, dan adit menggunakan kereta “ayam” menempuh 11 jam dari jogja sampai ke bandung
satu kalimat yg keluar dari mereka semua setibanya di kos masbe “aku g akan naik kereta ayam itu lagi”
hahaha, sabar ya teman-teman. itulah konsekuensi dari harga tiket yg hanya 24 ribu

mengapa kita rela datang ke bandung menggunakan kereta ayam dan menempul tol yg sungguh sangat macet?
jawabannya kita akan membuat kejutan ulang tahun kepada teman kita, nabhila, di hari ulang tahunnya yang ke 18

sampai di PVJ, kami makan siang.
menghabiskan waktu di sebuah resto, berfoto-foto dan membuat rencana untuk ulang tahun nabhila malam itu
bandung sedang macet saat itu, saya masih ingat
dan kami berlanjut ke ciwalk, menyiapkan segala barang untuk kejutan
sambil menunggu jam 12 malam seperti rencana awal, kami pergi ke sebuah bioskop dan menonton sebuah film india yg menurut saya sangat bagus

jam 12 lebih, kami keluar dari bioskop. teman kami dari malang, iin dan windy, akhirnya sampai ke bandung setelah menempuh lebih dari 18 jam perjalanan
kami bersiap, menggunakan mobil APV yg diisi 14 orang, kami tetap bergembira
kami menunggu di sebuah warung di pinggir jalan, teman-teman telah berkumpul

rencana awal kami :
setelah anak-anak SITH melakukan kejutan mereka, nabhila akan ditinggal di kos untuk selanjutnya kami kejutkan di McD.

zergie, orang yg kenal dengan teman-teman nabhila di SITH, melakukan komunikasi rahasia dengan anak-anak SITH itu
oke, rencana beres. kami pergi ke McD untuk selanjutnya menunggu zergie dan masbe yg akan menjemput nabhila ke McD
sesampainya di McD, kami turun satu per satu dan tiba-tiba “PIPIIIIIIIIIIIII!!!!”
oh, siapa yg menyapa?
saya menoleh. dan yg menyapa adalah nabhila. WHAT?
rencana gagal. sepenuhnya gagal.
kami tidak membawa kue, kami tidak mendapatkan keterkejutan yg kami harapkan
kami datang jauh-jauh dan apakah itu yg hanya kami dapatkan? kami merasa kerja keras kami sia-sia
kami sempat marah dan tidak tahu apa lagi yg akan kami lakukan
kami lupakan sejenak dan membiarkan semua terjadi dengan sendirinya
kami tertawa dan yah itu sudah malam
saatnya untuk kami untuk tidur
teman-teman perempuan dan saya menginap di kos odi, teman-teman laki-laki tidur di mobil. kasihan mereka

keesokan harinya, kami bersiap diri di kos masbe dan makan di sebuah resto
tentu nabhila yg membayar semua bill karena nabhila sedang ulang tahun, 🙂
kami melanjutkan perjalanan ke sebuah factory outlet, dan lagi dan lagi
malam hari, kami memutuskan untuk berpisah
saya, masbe, febrina, dan dio memutuskan untuk menonton acara Coup de Nouf di depan BEC
acara yg sangat menyenangkan, saya sangat puas dengan 20 ribu yg saya bayarkan
kami pulang ke kos masbe sekitar jam 1. dan ternyata setelah itu, gembok di kunci
teman-teman yg lain yg baru pulang dari bukit bintang, dengan terpaksa tidur di mobil ber14 dan mereka melanjutkan perjalanan mereka lagi dari jam 5 pagi ke gazibu

tanggal 28 februari, seharian itu kami memutuskan untuk mencari kendaraan pulang, yg seharusnya sudah kami lakukan berhari-hari sebelumnya
hari sebelumnya, adit dan dina harus pulang ke kota mereka masing-masing
alhasil, kalompok kami berkurang 2 orang
dan disinilah keberuntungan-keberuntungan kami terjadi
di bandung

iin, arum, dan windy harus melakukan perjalanan ke malang
mereka mendapatkan jadwal bus jam 2 siang
bersiap dari rumah nabhila, sampailah mereka ke terminal
dan apa yg terjadi? bus yg akan mereka naiki sudah pergi
kalang kabut, bingung, dan entahlah apa lagi yg bisa menggambarkan keadaan saat itu
mereka mencoba mengejar bus itu dan SECARA KEBETULAN mereka menemukan bus itu berpapasan dengan mobil mereka
sungguh beruntung

vebi, ghulam, qay, febrina, dan tiwi harus melakukan perjalanan ke jogja
di hari sebelumnya, mereka mendapatkan travel pukul 8 malam itu
dijemput di kos masbe
namun mereka harus mengembalikan mobil pakde ghulam di Cimahi. dan waktu yg ada sudah sangat sedikit
mereka mencoba berulang kali untuk menelpon travel, mengkonfirmasi perubahan tempat jemput mereka
dari pagi sampai sore tidak ada hasil
adrenalin terpacu, bingung dan hanya melakukan apa yg harus dilakukan
nabhila menyetir mobil, mengantar teman-teman ke Cimahi, diiringi masbe dengan motor, yg akan membawa nabhila pulang dari Cimahi
dan kemudian dijalan, saat sedang membelok, lampu sorotan mobil yg ditumpangi nabhila dan teman-teman mengarah ke sebuah kuda di pinggir jalan
dan kuda itu langsung bereaksi dengan hebatnya
mengangkat kedua kaki depannya dan mengikik dengan kencang
namun, SECARA KEBETULAN tidak mengenai mobil sama sekali
sempat berputar-putar mencari rumah pakde ghulam, sempat ditilang, sempat hampir celaka oleh kuda, SECARA KEBETULAN travel dapat dihubungi dan konfirmasi selesai

saya sedang di kos masbe, bersama dio menunggu masbe datang untuk mengantar saya ke pool travel yg sudah dibook oleh Meli, teman yg 1 travel dengan saya menuju bandung
kami bermain sebuah game yg sangat seru, berjudul plants vs zombie
sambil ditemani cookies dan TV, kami tetap bermain
melihat jam, ooh sudah pukul setengah 7 malam
APA? travel yg akan saya naiki itu jam 7 malam, dan pool travelnya ada di ciwalk
saya berganti baju dengan cepat
dan kemudian dio menyadari kalau kami hanya memiliki 1 helm yg tersisa
kami mengatur rencana untuk pergi ke asrama kaltim terlebih dahulu untuk meminjam helm dan pergi secepatnya ke ciwalk
waktu yg ada sudah sangat sedikit, saya menyempatkan untuk mengecek di travel lain kalau-kalau ada seat yg masih kosong menuju jakarta
dan ternyata, semua penuh
adrenalin saya terpacu, dan ternyata dio merasakan hal yg sama
didalam pikiran saya hanya ada pertanyaan “bisakah saya pulang ke jkt malam ini dan mengikuti kuliah esok hari?”
saya mengirimkan pesan kepada meli, untuk membook satu seat untuk travel yg lebih malam, yg sudah berada di pool itu menunggu saya
dia hanya menjawab “oke Vi, udah gw book
pikiran dan raga saya pulih seketika
waktu menunjukan pukul 19.00, saya dan dio sedang berada di asrama
menyadari perut lapar dan mengingat meli sudah membook travel untuk saya untuk jam 8 saya, dio, dan yudha memutuskan untuk makan di sebuah resto padang
setengah piring sudah saya habiskan, saya mengirimkan pesan lagi kepada meli, untuk meyakinkan travel yg akan saya naiki adalah jam 8
dan balasan dari meli adalah “gw udah bookingin lw, tapi lw tuh di waiting list ke3. jadi blom tntu bisa pergi”
WTF itu udah jam setengah 8 dan adrenalin saya terpacu (lagi)
didalam pikiran saya hanya apa saya bisa pulang hari ini? apa saya harus membolos esok hari dan menginap sehari lagi di bandung?
saya panik, dio panik, dan kami semua panik
rencana kami adalah mencari travel lain yg masih memberikan seat kosong menuju jakarta malam itu
saat mancoba menelpon, yudha berkata bahwa anak asrama, kak nur, memiliki teman anak KPMB jakarta yg akan melakukan perjalanan malam itu ke jakarta
dan SECARA KEBETULAN teman kak nur itu, kak edi, langsung menjemput saya di asrama dan saya sampai jakarta dengan selamat keesokan harinya, sebelum berangkat ke kampus

disitulah letak keberuntungan kami di bandung, dan mungkin secara pribadi menurut saya, tidak akan saya lupakan

Advertisements

March 2, 2010. Uncategorized.

Leave a Comment

Be the first to comment!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback URI

%d bloggers like this: